| |
|
/ Beranda / Pendidikan / |
Tahun Ini Tingkat Kelulusan SMP Meningkat Minggu, 03/06/2012 23:20 WIB SeputarPelalawan.Com -
PANGKALAN KERINCI (SP)- Di Tahun 2011 lalu, tingkat kelulusan untuk jenjang SMP/MTs mencapai 99,58 persen tapi tahun ini meningkat menjadi 99,78 persen. Indikasi tersebut menandakan dua tahun terakhir ini, tingkat kelulusan siswa tingkat SMP/MTs di Kabupaten Pelalawan meningkat.
“Sebenarnya kita mencapai tingkat kelulusaN 100 persen, tapi karena ada sejumlah siswa yang tak mengikuti UN karena berbagai alasan padahal nama mereka telah terdaftar, dan itu yang membuat kelulusan menjadi tak begitu sempurna meski pada hakekatnya anak-anak kita lulus 100 persen semua,” terangnya.
Hal ini disampaiakan Kabid Kurikulum Dinas Pendidikan Pelalawan, Salbiah S.Pd, di Pangkalan Kerinci, Minggu (3/6). Salbiah menambahkan, tahun ini tingkat kelulusan kita untuk jenjang SMP/MTs meningkat dibanding tahun lalu yakni 99,78 persen.
Salbiah menjelaskan bahwa bahwa untuk tahun ini jumlah siswa SMP/MTs baik negeri dan swasta yang mengikuti UN sebanyak 4150 yang tersebar di 75 sekolah se Kabupaten Pelalawan, baik itu SMP Negeri, swasta maupun MTs.
“Dari jumlah tersebut, 96 orang diantaranya tak mengikuti UN dengan berbagai alasan diantaranya ada yang mengundurkan diri bahkan ada yang menikah,” katanya.
Tapi meski begitu, sambungnya, sebenarnya tingkat kelulusan SMP/MTs di Kabupaten Pelalawan mencapai 100 persen. Pasalnya, siswa SMP/MTs yang tak lulus itu bukan dikarenakan mereka mengikuti UN kemudian dinyatakan tak lulus tapi dikarenakan beberapa hal namun nama mereka
memang telah terdaftar dalam UN.
“Dari jumlah siswa yang Drop-Out (DO) sebanyak 96 orang itu, rinciannya 37 siswa berasal dari MTs Negeri dan Swasta sementara sisanya sebanyak 59 orang berasal dari SMP Negeri dan swasta yang ada di daerah ini,” ungkapnya.
Karena itulah, lanjutnya, meski dalam daftar peserta UN yang terdaftar di pusat sebanyak 4150 peserta namun karena adanya siswa yang DO itu maka pada tahun ini siswa SMP/MTs negeri dan swasta yang mengikuti UN sampai akhir dan dinyatakan lulus berjumlah 4054 siswa.
“Jadi di luar keenam belas siswa itu, para siswa kita alhamdulillah lulus semua,” tandasnya.
Dijelaskannya, bahwa untuk para siswa yang DO itu dirinya sudah mendatangi langsung siswa-siswi tersebut untuk terus bersekolah dan mengikuti UN. Pasalnya, selain namanya memang telah terdaftar juga sayang jika siswa tersebut harus mengundurkan diri di detik-detik akhir sekolah.
“Tapi memang siswanya sendiri yang tak mau, bahkan orangtuanya sendiri ikut membujuk tetap saja siswa tersebut tak mau mengikuti UN karena berbagai alasan. Jadi memang para siswa yang tak mengikuti UN tahun ini dikarenakan faktor personal mereka sendiri,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pelalawan, MD Rizal, yang dikonfirmasi terkait hal ini, menyatakan rasa syukurnya atas meningkatnya kelulusan yang diraih para siswa jenjang SMP/MTs pada tahun ini. Ini menandakan terjadinya peningkatan dari segi kualitas pendidikan pada para siswa untuk jenjang ini.
“Ya kita bersyukur karena tahun ini tingkat kelulusan SMP/MTs meningkat dibanding tahun lalu, begitu juga dengan tingkat SMA/MA/SMK. Kita berharap tingkat kelulusan SD juga yang rencananya akan diumumkan Minggu depan mengalami hal yang sama,” terang Kadisdik yang juga Ketua
PGRI Kabupaten Pelalawan, Minggu (3/6).
Menurutnya, peningkatan kelulusan untuk jenjang SMA/MA/SMK dan SMP/MTs yang baru diumumkan Sabtu kemarin itu (2/6) jelas tak terlepas dari peran orangtua, guru serta masyarakat yang terlibat langsung dalam hal ini.
“Korelasi itu jelas memang ada, karena tak mungkin kualitas pendidikan akan meningkat jika tak ada peran serta dari orangtua, guru dan masyarakat yang ada di daerah ini,” tegasnya.
Ditambahkannya, karena itu pihaknya berharap ke depan keterlibatan unsur lapisan masyarakat dalam dunia pendidikan harus lebih dimaksimalkan lagi. Apalagi dengan akan diterapkannya Perda Pendidikanpada tahun 2013 nanti dengan Wajib Belajar 12 tahun, diharapkan tak akan ada lagi anak-anak di daerah ini yang tak bersekolah dengan alasan ketiadaan biaya.
“Ke depan, kita menginginkan keterlibatan unsur masyarakat harus lebih dimaksimalkan lagi sehingga dunia pendidikan di daerah ini secara bertahap akan terus meningkat,”pungkasnya.*
* (spc) |
Wabub Resmi Buka Program GSS
146 Siswa Diajarkan Pola Hidup Sehat
Kacau Balau Proyek di Disdik
Rehab Sekolah, Ganggu Proses Belajar
Bupati Pelalawan Resmikan AKNP
Awal Oktober, Disdik Reposisi Kepsek
Disdik Kembali Gelar UKG Tahap Dua
Dana Sertifikasi Tri Wulan Kedua Dibagikan
Guru, Jembatan Masa Depan
Kadisdik Temui Dikti, AKNP Siap Launching
Bulan Ramadhan, Proses Belajar Tidak Efektif |
|
|